Namun, perlu Anda ingat, bahwa mendo’akan orang yang
bersin hanya berlaku ketika orang yang bersin tersebut membaca ‘Alhamdulillah’.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِذَا
عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ، فَشَمِّتُوهُ فَإِنْ لَـمْ يَحْمَدْ اللهَ
فَلَا تُشَمِّتُوهُ
‘Apabila salah seorang di antara kalian
bersin lalu ia memuji Allah (membaca Alhamdulillah) maka bertasymit-lah
untuknya (yaitu bacalah Yarhamukallah), adapun jika ia tidak memuji Allah maka
janganlah bertasymit untuknya.’ [HR. Muslim 2992].
Bersin Secara Beruntun
Jika orang tersebut bersin terus-menerus secara
beruntun maka Anda hanya berkewajiban bertasymit pada hitungan yang
ketiga saja. Adapun jika bersinnya melebihi dari tiga hitungan maka Anda tidak
berkewajiban untuk ber-tasymit lagi.
Karena orang tersebut terkena penyakit flu dan ia butuh dengan do’a kesembuhan.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Orang
yang bersin dido’akan tiga kali, jika lebih dari itu maka ia terkena flu.’
[Shahih. HR. Ibnu Majah 3714, Shahih Sunan Ibnu Majah 2993].
Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu secara marfu’ ia
berkata, ‘Do’akanlah untuk saudaramu yang bersin
tiga kali, jika lebih dari itu maka ia terkena flu.’ [Shahih.
Diriwayatkan oleh Abu Dawud 5034, Ibnu Majah 3713, dan al-Bukhari dalam Adabul
Mufrad 965. Dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Adabul Mufrad 939].
Kesimpulan
Jika
seseorang di hadapan Anda bersin secara berulang-ulang, maka kewajiban
mendo’akan dengan ucapan yarhamukallah hanya untuk tiga bersin saja. Wallahu
A’lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar